Jual Expired Aged Domain Murah | SEO Jadi Secepat Kilat !

Kata expired biasanya mewakili sesuatu yang sudah tidak layak pakai lagi. Namun tidak begitu rupanya untuk sebuah domain. Expired domain ternyata banyak dicari oleh para blogger karena memiliki sejumlah keuntungan. Oleh karena itu, tak sedikit blogger yang mau repot demi menemukan cara mencari expired domain.

Blogger yang memiliki tujuan branding seringkali mencari expired domain untuk blognya. Namun, selain mengetahui cara mencari expired domain, ada baiknya mengetahui juga seperti apa expired domain yang baik itu.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Expired Domain

Jangan asal membeli expired domain tanpa tahu riwayat penggunaan sebelumnya. Oleh karena itu, kali ini akan diberikan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli expired domain. Berikut ini penjelasannya:

1. Cek Muatan Spam Pada Domain

Melakukan pengecekan muatan spam pada domain penting dilakukan untuk performa blog nantinya. Jika expired domain sebelumnya digunakan untuk tujuan spam, jelas ini memberi pengaruh buruk pada website yang akan menggunakan expired domain itu.

Cara mudah mengecek muatan spam adalah dengan menggunakan wayback. Wayback akan melacak dan mencatat snaphot dari history page domain itu. Sekilas saja seharusnya sudah bisa ditentukan konten dari expired domain itu spam atau bukan.

2. Cek Profil Backlink-nya

Profil backlink yang baik pada sebuah expired domain adalah tidak mengandung spam. Di internet, terdapat beberapa tools yang bisa digunakan untuk mengecek profil backlink. Salah satu tools yang memiliki database terbesar di internet adalah Ahfres, cobalah menggunakan ini.

Melakukan pengecekan melalui tools berarti user akan diberikan dua pilihan yaitu history index dan new index. Setelah URL expired domain dimasukkan, maka pilihlah history index. Selanjutnya, semua backlink yang pernah mengarah pada domain akan ditampilkan.

3. Lakukan Pemeriksaan Otoritas Domain

Domain authority harus bernilai minimal 20+. Domain authority melakukan pengukuran kekuatan peringkat sebuah website. Jika nilai kurang dari 20+, maka expired domain tadi beresiko tinggi walaupun harganya murah.

Pengecekan domain authority bisa dilakukan melalui Open Site Explorer, Small SEO Tools, dan Moonsy. Domain authority dan page authority pada sebuah domain website akan dikembalikan melalui penggunaan tools tadi.

4. Periksa Larangan Google Ad Sense

Sebuah domain bisa dinyatakan expired jika pernah di banned oleh Google Adsense. Cukup lakukan pemeriksaan pada Adsense Sanbox untuk melihat iklan yang pernah ada di website tersebut. Jika pada expired domain iklan tidak ditampilkan, maka Adsense telah melarang URL tersebut.

5. Cek Larangan dari Facebook

Masih terkait dengan spam, sebuah domain bisa expired jika pernah dilarang oleh Facebook. Facebook melakukan banned pada domain jika terbukti melakukan spaming. Caranya, cobalah untuk mengirimkan link ke teman atau timeline Facebook menggunakan link domain tersebut.

Cara Mencari Expired Domain Berkualitas Baik

Sebuah domain menjadi expired ketika melewati grace period atau sekitar 45 hari sejak masa habis domain. Kemudian, lewat dari masa ini domain akan masuk pada redemption period yang berlangsung selama 30 hari. Pemilik masih bisa memperpanjang domain namun dengan tambahan biaya.

Jika tidak diperpanjang juga, maka domain akan masuk ke masa pending delete selama 5 hari. Sudah tidak bisa lagi dilakukan renewal dan domain akan masuk pada tahap lelang. Lelang biasanya ada di registrar contohnya Godaddy dan Namecheap. Berikut cara mencari expired domain:

1. Masuk Ke Situs Lelang Domain

Setelah mengerti hal-hal apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli expired domain, maka segeralah pergi ke situs lelang domain. Carilah situs lelang yang juga menyajikan data secara detail atau telah melalui filter data. Contohnya adalah moonsy.com.

2. Perhatikan Nama Domain

Usahakan memilih domain name yang branded dibandingkan dengan keyword on domain. Tujuannya adalah agar mendapat domain yang berkualitas. Pemilik branded domain name biasanya perusahaan atau instansi. Maka, sumber backlink yang dimiliki pasti berkualitas.

Pada domain KOD biasanya dimiliki oleh orang-orang yang juga memainkan SEO pada umumnya. Maka, sejarah pengenaan penalty bisa saja pernah dimiliki sehingga Google tidak memperpanjang domain tersebut.

3. Cek Umur Domain

Jangan membeli domain dengan umur kurang dari 1 tahun. Minimal umur expired domain yang baik adalah 2 tahun. Domain yang tidak diperpanjang padahal umurnya kurang dari 1 tahun umumnya memiliki sejarah yang kurang baik, walaupun tidak selalu begitu.

Manfaat Menggunakan Expired Domain

Banyak yang penasaran mengapa blogger lebih suka membeli expired domain. Alasan utamanya adalah SEO terutama untuk active backlink. Sebuah website memerlukan konten yang SEO friendly, itulah alasannya banyak yang mencari expired domain dengan SEO yang sesuai dengan website tujuan.

Ketika sebuah domain memiliki backlink berkualitas, maka ini akan membawa pengaruh baik pada website money site. Selain itu, keyword pada expired domain bisa meningkatkan performa website money site di mesin pencari. Maka, carilah expired domain yang sesuai dengan konten website utama.

Alasan lainya adalah untuk membangun PBN atau Private Blog. PBN sangat disukai oleh pemilik blog agar blog utama bisa terdongkrak. Pelaku atau pemain SEO sangat menyukai PBN yang bisa didapatkan dari membeli expired domain. Backlink-backlink pada expired domain bisa ditautkan ke money site.

Nah, tidak terlalu sulit bukan cara mencari expired domain itu, bukan? Yang terpenting adalah memastikan dulu bahwa expired domain yang akan dibeli berkualitas. Jangan sampai membeli expired domain yang malah merugikan money site walaupun harganya murah. Selamat berburu expired domain!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *